10+ Kamera Helm untuk Motovlog Murah dengan Fitur Stabilizer
Rekaman perjalanan pakai motor emang lagi naik daun banget sekarang. Bukan cuma jadi favorit para penghobi roda dua, tapi juga para kreator konten yang butuh footage keren buat diedit.
Nah, masalahnya, kadang kita suka pusing milih kamera motovlog yang pas, yang simpel dipakainya dan nggak ribet.
Buat kamu yang lagi cari-cari kamera helm dengan kualitas oke tanpa bikin pusing, tenang aja, kami sudah siapin beberapa pilihan yang bisa dijadikan pertimbangan.
Rekomendasi Kamera Helm & Motovlog Unggulan
Menentukan kamera motovlog andalan buat petualangan tahun ini memang perlu sedikit riset. Jangan sampai salah pilih, niat hati mau mengabadikan momen seru di perjalanan, malah dapat hasil yang kurang memuaskan.
Buat kamu yang hobi touring atau sekadar jalan santai tapi tetap ingin hasil jernih dan stabil, beberapa rekomendasi kamera helm berikut ini layak masuk daftar belanja. Ada yang mengandalkan kualitas gambar tajam, ada pula yang unggul di fitur tahan banting, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan adventure kamu.
GoPro Max 2
Di dunia kamera motovlog, GoPro Max 2 muncul sebagai gebrakan anyar di kelas action camera 360. Bentuknya yang solid tapi tetap ringkas bikin kamu leluasa menempelkannya di helm tanpa merasa terganggu.
Urusan merekam, jangan ditanya, hasilnya bisa tembus resolusi 8K di 30fps atau 5.6K di 60fps buat kebutuhan slow motion yang mulus. Yang menarik, lensanya bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan, plus layar belakang 1.82 inci yang memudahkan kamu mengatur bidikan.
Baterai Enduro 1960 mAh jadi andalan buat menemani perjalanan, sanggup merekam hingga sekitar satu jam di resolusi tertinggi saat cuaca lagi bersahabat.
Masalah goyang di jalanan motor, tenang, ada Max HyperSmooth dan Horizon Lock 360° yang bikin rekaman tetap stabil walau aspal berlubang. Cocok juga buat kamu yang suka petualangan basah, karena tanpa housing tambahan pun kamera helm ini tahan air sampai kedalaman 5 meter. Dapat fitur canggih kayak MotionFrame dan Object Tracking, aktivitas motovlog makin terasa profesional.
DJI Osmo Action 6
Buat kamu yang doyan motovlog dan lagi cari kamera helm dengan fitur kekinian, DJI Osmo Action 6 ini layak banget dilirik. Yang bikin beda, kamera ini punya aperture variabel f/2.0 sampai f/4.0, pertama di kelasnya, jadi kamu bisa atur depth of field sesuai mood syuting.
Sensor barunya yang 1/1.1 inci juga juara, dengan dynamic range 13.5 stop dan kemampuan merekam 4K 120fps. Pokoknya, hasil gambar tetap kece meskipu cahaya mulai redup.
Keunggulan lain dari kamera motovlog ini terletak di sensor perseginya. Berkat desain ini, ada fitur 4K free cropping yang memungkinkan kamu mengambil video, lalu di post-production baru menentukan mau dipotong jadi landscape 16:9 atau portrait 9:16.
Cocok banget buat kamu yang aktif di berbagai platform media sosial. Soal ketahanan, nggak perlu diragukan. Bodi kamera helm ini bisa diajak nyemplung sampai 20 meter tanpa housing tambahan. Baterainya juga gahar, sanggup jalan sampai 240 menit, plus ada penyimpanan internal 50GB buat jaga-jaga kalau lupa bawa microSD.
DJI Action 5 Pro
Bicara soal kamera motovlog yang tahan banting dan nggak ribet, DJI Action 5 Pro ini layak masuk wishlist. Soalnya, kamera helm ini punya ketahanan baterai sampai 4 jam berkat chip 4nm yang irit daya.
Serius, sekali cas 15 menit aja udah cukup buat merekam 2 jam perjalanan. Buat kamu yang suka perjalanan jauh tanpa mau repot gonta-ganti baterai, ini jelas nilai plus banget.
Dari sektor visual, DJI menyematkan sensor CMOS 1/1.3 inci generasi anyar dengan ukuran piksel 2.4 mikron . Hasilnya? Video dan foto jadi lebih dramatis, jernih, dengan dynamic range 13.5 stops yang bikin detail gelap dan terang keluar semua.
Aperture f/2.8-nya juga setara kamera profesional, jadi momen pas lagi ngebut atau hunting sunrise-sunset di atas motor bisa keambil maksimal. Pokoknya, buat ngabisin momen epik di jalan, pilihan ini mantap.
GoPro Hero 13 Black
Pertengahan September 2024 jadi momen yang ditunggu, GoPro resmi meluncurkan Hero 13 Black. Yang bikin seri ini unik, sistem lensanya bisa diotak-atik layaknya kamera DSLR.
Ada beberapa pilihan mod yang bisa dipasang, mulai dari lensa macro buat detail close-up, ultrawide dengan sudut 177°, anamorphic buat efek sinematik 21:9, sampai ND filter yang memudahkan pengaturan motion blur. Kamera ini mengandalkan sensor 1/1.9 inci CMOS dengan kemampuan rekam maksimal di resolusi 5.3K.
Buat urusan daya tahan, baterai 1900mAh-nya sanggup bertahan sampai 2,5 jam di settingan 1080p . Stabilisasinya mengandalkan HyperSmooth 6.0 dan Horizon Lock 360° yang bikin rekaman tetap mulus meskipun kamu lagi ngebut di jalanan tidak rata.
Kelebihan lain, ada fitur pengurangan noise dan bisa konek ke mikrofon Bluetooth. Soal kualitas audio, kamu bisa mengaturnya lewat fitur Audio Tuning, jadi suara tetap kedap angin meskipun merekam di jalur terbuka atau lagi kena embusan angin kencang. Cocok banget buat kamu yang sering motovlog di medan berat.
Insta360 X5
Pembaruan signifikan hadir di Insta360 X5, membawa lompatan teknologi yang bikin para penggila action cam bergairah. Kamera 360 ini sanggup merekam hingga resolusi 8K di 30fps dengan detail yang terjaga.
Sensor barunya yang berukuran 1/1.28 inci punya kemampuan menyerap cahaya lebih banyak, jadinya hasil rekaman tetap keliatan tajam dan bersih meskipun kondisi cahaya lagi pas-pasan.
Yang bikin kamera helm ini makin canggih, ada dukungan AI dari tiga chip khusus yang bikin proses edit jadi cepat dan hasil video lebih sinematik.
Menariknya lagi, lensanya modular, jadi suatu saat bisa kamu ganti kalau butuh upgrade. Baterainya kuat sampai 3 jam, cocok buat perjalanan panjang.
Buat kamu yang suka basah-basahan, perangkat ini tahan air hingga 15 meter tanpa casing. Masalah penyimpanan juga aman berkat layanan cloud Insta360+, video bisa langsung dicadangkan tanpa bikin penuh memori ponsel.
Insta360 X4
Rekomendasi ketiga jatuh pada Insta360 X4 yang dirilis April 2024 lalu. Kamera ini datang dengan segudang peningkatan dari versi sebelumnya, termasuk bodi yang sedikit lebih besar ditemani layar sentuh yang lebih lega.
Kualitas gambar juga naik kelas dengan peningkatan piksel mencapai 78%, plus stabilisasi FlowState yang bikin rekaman tetap mulus meskipun kamu lagi melibas jalanan tidak rata .
Soal spesifikasi, kamera motovlog ini mampu merekam hingga resolusi 8K di 30fps. Ada banyak pilihan mode pemotretan lain seperti Hyperlapse, timelapse, dan Single-lens mode yang mencakup MeMode serta FreeFrame.
Semua mode tersebut bisa diatur lewat aplikasi Insta360. Ketahanan baterainya juga jadi nilai jual, mampu bertahan sampai 135 menit pemakaian. Buat kamu yang butuh kamera helm serba bisa dengan kualitas gambar mentereng, model ini jelas patut dipertimbangkan.
GoPro Hero 12
Sering banget lihat kamera helm GoPO Hero 12 Black dipakai buat ngerekam aktivitas seru di jalanan. Bobotnya cuma 154 gram, jadi nempel di helm nggak bikin leher pegal meskipun dipakai seharian. Kamera motovlog ini dibekali kamera depan 27MP dan mode video HDR yang bisa diandalkan buat merekam di resolusi 5.3K atau 4K 60fps.
Soal kestabilan, jangan ditanya. Berkat fitur HyperSmooth 6.0 dan AutoBoost, gambar tetap adem meskipu jalan berlubang atau motor lagi getar.
Baterainya sendiri sanggup jalan 2,5 jam non-stop di setting 1080p 30fps. Kalau kamu maunya rekaman dengan resolusi lebih tinggi, daya tahan baterai 5.3K 30fps sekitar 1,5 jam, sementara di framerate tertinggi sekitar 70 menit. Masih cukup panjang buat ngabisin momen petualangan.
Insta360 Go3
Beralih ke opsi yang lebih ringkas, Insta360 Go 3 hadir dengan desain super ergonomis. Bobotnya cuma 93 gram, bikin kamera helm ini nyaman banget dipakai seharian tanpa terasa mengganggu.
Focal length 11.24 mm dengan bukaan f/22 siap menemani setiap momen perjalanan. Format rekamannya MP4, plus kamu juga bisa jepret foto dalam format INSP atau DNG buat kebutuhan edit lebih lanjut.
Masalah resolusi, kamera motovlog ini mendukung perekaman dari 1080p, 1440p, sampai 2.7K dengan opsi frame rate 24, 25, 30, hingga 50 FPS.
Fleksibel banget buat kamu yang suka variasi gaya rekaman. Daya tahan baterainya juga juara, mampu bertahan hingga 170 menit pemakaian. Cocok banget buat kamu yang hobi adventure jarak jauh dan butuh kamera kecil tapi bandel.
Insta360 Ace Pro 2
Nah, kalau kamu butuh kamera motovlog dengan otak ganda, Insta360 Ace Pro 2 ini jawaranya. Keunggulan utamanya terletak pada dual-prosesor yang diusung.
Ada Pro Imaging Chip yang bertugas memproses gambar lebih baik dan menekan noise, plus AI Chip 5nm yang bikin performa makin ngebut. Kombinasi dua chip ini menjanjikan keandalan proses komputasi hingga 100%, jadi hasil rekaman dijamin maksimal.
Bagian optiknya nggak main-main, pakai lensa Leica SUMMARIT 1/1.3 inci yang mampu merekam hingga resolusi 8K di 30fps. Kamu juga bisa merekam 4K 60p dengan pilihan aspek rasio 4:3 atau 16:9, serta 4K 120fps yang mendukung format video HDR.
Buat foto, resolusi maksimalnya mencapai 50MP dalam format DNG RAW. Baterainya juga kuat sampai 180 menit, cocok buat kamu yang suka perjalanan panjang tanpa khawatir kehabisan daya.
Akaso Brave 7 LE
Buat kamu yang baru merintis jadi motovloger dan masih mencari kamera helm dengan harga bersahabat, Akaso Brave 7 LE bisa jadi pilihan tepat.
Resolusi kameranya 20MP, sanggup merekam video dalam mode 4K 30fps, 1080p 120fps, atau 720p 240fps. Cukup mumpuni buat ngerekam aktivitas harian di atas motor.
Desainnya juga tangguh dengan sertifikasi IPX7 yang melindungi dari air dan debu. Bobotnya ringan, cuma 127 gram, jadi nggak bikin pekal meskipun dipasang di helm dalam waktu lama.
Baterainya tahan sampai 120 menit, cukup buat merekam perjalanan pulang-pergi atau sekadar jalan-jalan sore. Yang paling penting, harganya ramah di kantong, cocok buat pemula yang ingin belajar motovlog tanpa perlu menguras tabungan.
Akaso V50X
Masih dari pabrikan yang sama, Akaso V50X layak masuk daftar incaran. Desainnya ringkas dan tangguh, pas banget buat ditempel di helm jadi kamera motovlog andalan.
Kualitas rekamannya oke, bisa tembus 4K UltraHD yang bikin hasil video keliatan jernih dan tajam. Ada juga mode Timelapse yang bisa kamu pakai buat dapetin efek cinematic di perjalanan.
Biar gambar nggak oleng, kamera ini udah dilengkapi EIS alias Electronic Image Stabilization. Getaran motor di jalanan bisa diredam, jadi hasil rekaman tetap mulus.
Kelebihan lain, kamu bisa atur sudut pandang secara fleksibel sesuai kebutuhan. Cocok buat motovloger yang suka eksplorasi angle baru tanpa ribet.
SJCAM SJ8 Pro
Beralih ke opsi di kelas menengah, SJCAM SJ8 Pro layak banget dilirik buat kamu yang butuh kamera helm dengan kualitas jernih tanpa harus merogoh kocek dalam.
Kamera motovlog ini mampu merekam video sampai resolusi 4K di 60fps, sementara untuk foto mencapai 12MP. Cukup mumpuni buat kebutuhan konten harian atau rekaman perjalanan.
Soal kestabilan, sudah dibekali Electronic Image Stabilization (EIS) dan giroskop yang siap meredam getaran motor. Hasilnya, rekaman tetap mulus meskipun aspal yang dilalui kurang bersahabat.
Fitur pendukung lain juga nggak ketinggalan, termasuk konektivitas WiFi yang memudahkan kamu integrasi dengan smartphone. Transfer file atau remote recording jadi lebih praktis.
Insta360 ONE RS 4K Edition Action Cam
Masuk dalam jajaran yang patut dipertimbangkan, Insta360 ONE RS 4K Edition Action Cam menawarkan fleksibilitas modular yang menarik. Desainnya seperti action cam pada umumnya, tapi dengan kelebihan bisa ganti modul sesuai kebutuhan.
Modul 4K60 yang disertakan memungkinkan kamu merekam dalam resolusi tertinggi dengan kualitas maksimal. Urusan foto, resolusi bisa mencapai 48MP dengan HDR aktif, sementara untuk video layar lebar mampu hingga 6K dengan aspek rasio sinematik 2:35:1.
Kualitas audio juga nggak dilupakan, ada tiga unit mikrofon yang siap menangkap suara lebih jernih dan immersive. Kapasitas baterainya pun unggul, cocok buat kamu yang hobi motovlog jarak jauh dan butuh kamera helm dengan daya tahan lama. Fleksibilitas dan kualitas yang ditawarkan bikin momen perjalanan terabadikan dengan maksimal.
B-PRO5 Alpha Edition Mark IIIS AE3S
Kalau budget terbatas tapi tetap mengincar kualitas, Brica B-PRO5 Alpha Edition Mark IIIS AE3S layak masuk radar. Kamera helm ini dikemas dengan remote control langsung dalam paket penjualan, bikin kamu leluasa merekam jarak jauh tanpa ribet.
Bisa dipasang ke tripod atau langsung ke helm buat kebutuhan motovlog. Yang menarik, ada port buat mikrofon eksternal, jadi kualitas audio bisa lebih terjaga meskipun lagi ngebut.
Soal rekaman, jangan khawatir. Kamera motovlog ini sanggup merekam hingga resolusi 4K, termasuk buat mode slow motion atau timelapse. Cocok banget buat kamu yang baru mulai tapi ingin hasil maksimal tanpa menguras kantong.
Nah, dari sekian banyak pilihan, mana yang paling cocok buat kamu? Pastikan memilih sesuai kebutuhan.
