Cek Kamera Mirrorless Terbaik 2026, Pas untuk Traveling!
Perkembangan teknologi terus mengubah tren perangkat yang kita gunakan sehari-hari. Dominasi smartphone semakin kuat, laptop kini memiliki kemampuan setara komputer desktop, sementara kamera DSLR perlahan mulai tergantikan oleh kehadiran kamera mirrorless.
Kamera tanpa cermin ini semakin populer di pasaran. Performa dan spesifikasinya mampu menyaingi kamera DSLR, namun hadir dengan bentuk yang lebih ramping dan bobot yang lebih ringan. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak fotografer.
Apa itu Kamera Mirrorless?
Kamera mirrorless pada dasarnya adalah kamera DSLR yang dirancang tanpa komponen mirrorbox atau cermin pemantul cahaya. Komponen ini biasanya berfungsi untuk mengarahkan cahaya dari lensa ke jendela bidik optik.
Tanpa cermin tersebut, ukuran bodi kamera bisa dibuat lebih ringkas sementara kualitas gambar yang dihasilkan tetap terjaga.
Konsekuensi dari hilangnya mirrorbox adalah mayoritas kamera mirrorless tidak lagi memiliki jendela bidik optik. Sebagai penggantinya, tersedia electronic viewfinder (EVF) yang bekerja seperti layar LCD kecil.
Saat membidik menggunakan EVF ini, terkadang ada perbedaan sudut pandang; ada kalanya tidak semua objek masuk ke dalam bingkai, atau justru bagian tertentu terpotong.
Apa Saja Keunggulan Kamera Mirrorless?
Banyak yang memilih kamera mirrorless karena berbagai keunggulan khasnya. Dalam dunia fotografi modern, kamera jenis ini telah menjadi andalan, baik bagi profesional yang menuntut kualitas maupun bagi penggemar yang ingin mengasah kreativitas mereka.
Ukurannya yang ringkas dan bobotnya yang ringan menjadi daya tarik utama. Dibandingkan kamera DSLR, mirrorless jauh lebih mudah dibawa dalam setiap perjalanan, membebaskanmu dari beban berat saat menjelajah atau mengabadikan momen spesial.
Kualitas gambarnya pun tidak perlu diragukan. Dilengkapi sensor besar dan fleksibilitas untuk berganti lensa, kamera ini mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, rentang dinamis lebar, dan warna yang natural. Hasilnya, momen berharga dapat diabadikan dengan nuansa profesional.
Keunggulan lain terletak pada kecepatan dan responsifitasnya. Sistem fokus otomatisnya yang cepat dan presisi memudahkanmu membekukan objek bergerak dengan jelas. Kemampuan *burst shooting* yang tinggi memastikan rangkaian momen penting dapat tertangkap dalam sekejap.
Fitur-fitur modern juga melengkapi kamera ini, seperti perekaman video 4K, ketersediaan berbagai lensa khusus, serta konektivitas nirkabel yang memudahkan transfer file ke ponsel atau kontrol kamera dari jarak jauh.
Berkat kombinasi kelebihan ini, mirrorless menjadi pilihan yang sangat masuk akal bagi siapa pun yang mengutamakan kualitas gambar, kebebasan berkarya, dan kepraktisan.
Daftar Kamera Mirrorless Terbaik
Beragam merek kamera mirrorless kini tersedia dengan pilihan yang luas. Setiap produsen menghadirkan keunggulan dan karakteristik unik pada produk mereka.
Untuk membantumu menentukan pilihan, kami telah merangkum beberapa rekomendasi kamera mirrorless terbaik yang layak dipertimbangkan.
Fujifilm X-S10
Fujifilm X-S10 mengandalkan sensor APS-C X-Trans CMOS 4 beresolusi 26.1MP, yang siap menghasilkan gambar dan video berkualitas tinggi dengan ketajaman detail serta akurasi warna yang sangat baik.
Kamera ini juga andal dalam situasi cahaya minim berkat rentang ISO yang luas, memungkinkanmu tetap berkarya di berbagai kondisi pencahayaan.
Kamera ini dibekali dengan stabilisasi gambar dalam badan (IBIS), membantumu mendapatkan bidikan foto dan rekaman video yang lebih halus dan bebas guncangan. Sistem fokus otomatisnya yang cepat dan tepat memudahkanmu mengikuti objek yang bergerak, bahkan dalam adegan berkecepatan tinggi.
Untuk perekaman video, X-S10 mampu merekam dalam 4K 30fps tanpa crop dan 1080p hingga 240 fps. Fitur profesional seperti F-Log turut tersedia, dengan opsi perekaman internal 8-bit 4:2:0 atau eksternal 10-bit 4:2:2.
Layar LCD belakang yang besar dapat diputar 180 derajat, sangat mendukung untuk merekam vlog atau selfie. Layar sentuh ini juga responsif untuk memilih titik fokus dan mengakses menu dengan gerakan swipe.
Fujifilm X-A3
Kamera mirrorless Fujifilm ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana, memiliki sedikit tombol fisik sehingga sangat mudah dioperasikan, bahkan bagi pemula sekalipun.
Teknologi di dalamnya termasuk canggih, didukung lensa beresolusi 24MP dan sensor APS-C yang mampu bekerja hingga ISO 12.800 untuk menangkap foto berkualitas tinggi.
Dari sisi perekaman video, kemampuannya sangat solid. Fujifilm X-A3 dapat merekam video dengan resolusi maksimal Ultra HD 4K. Saat menggunakan kualitas FHD, mode 60 fps tersedia untuk menghasilkan rekaman yang terlihat lebih halus dan lancar.
Kemudahan penggunaan ditingkatkan dengan hadirnya layar LCD sentuh di bagian belakang kamera. Layar ini berfungsi untuk menavigasi menu sekaligus meninjau hasil foto yang telah diambil.
Kamera ini juga dilengkapi konektivitas Bluetooth, memudahkanmu untuk mentransfer file gambar atau video ke laptop atau komputer dengan cepat.
Xiaomi Yi M1
Xiaomi memperluas jajaran produknya dengan meluncurkan kamera mirrorless bernama Xiaomi Mi M1, menandai masuknya mereka ke dunia fotografi.
Posisinya di segmen entry-level didukung oleh harga yang relatif terjangkau. Untuk urusan inti, kamera ini menggunakan lensa 20MP yang digerakkan oleh sensor Sony IMX269, sehingga kualitas hasil tangkapannya dapat diandalkan.
Kamera Yi M1 juga mampu merekam video dengan resolusi 4K pada 30 frame per detik. Tersedia pula opsi resolusi lainnya seperti 2K 30fps, Full HD, dan HD.
Xiaomi melengkapinya dengan panel LCD touch screen untuk navigasi menu, dikombinasikan antarmuka pengguna yang sederhana dan mudah dipahami, cocok untuk pemula maupun fotografer yang sudah mahir.
Dari tampilan fisik, kamera Xiaomi M1 menampilkan desain minimalis dan elegan berkat konstruksi unibody metal. Bobotnya yang hanya 280 gram membuatnya sangat ringan dan praktis untuk dibawa dalam setiap perjalanan hunting foto.
Canon EOS M6
Kamera ini ditenagai oleh sensor CMOS APS-C 24.2 megapiksel dan prosesor Digic 7 dari Canon. Kombinasi ini memungkinkannya menghasilkan gambar yang jernih dan tajam, bahkan dalam kondisi cahaya yang terbatas. Respons kamera dalam pengaturan pemotretan juga sangat lancar tanpa hambatan yang berarti.
Dalam merekam video, kamera mirrorless Canon ini mendukung kualitas Full HD 1080p dengan pilihan frame rate hingga 60 fps. Adanya teknologi stabilisasi gambar 5 Axis membantu mengurangi guncangan, sehingga hasil video dan foto menjadi lebih stabil dan bebas dari buram.
Layar sentuh yang terang dan tajam turut menjadi salah satu fitur unggulan. Layar ini dapat diputar hingga 180 derajat, sangat mendukung aktivitas vlogging. Kamera ini juga dilengkapi dengan konektivitas modern seperti NFC dan Bluetooth untuk kemudahan berbagi dan kontrol nirkabel.
Olympus OM-D E-M10 Mark III
Meski ketenaran Olympus seringkali tertutupi oleh persaingan sengit antara Canon dan Nikon, kualitas produk mereka tidak perlu diragukan. Salah satu contohnya adalah Olympus OM-D E-M10 Mark III.
Kamera mirrorless ini didesain dengan cermat, memadukan kesan klasik dan modern untuk menciptakan tampilan yang elegan. Bobotnya yang ringan menjadikannya sangat mudah untuk dibawa dalam setiap aktivitas.
Dari segi resolusi, kamera ini menawarkan 16.1 megapiksel yang didukung oleh sensor Four Thirds Live MOS. Hadirnya sensor ini meningkatkan kualitas hasil foto, membuat gambar yang dihasilkan tajam dan enak dilihat. Performanya ditunjang oleh prosesor Dual Quad-Core TruePic VIII.
Kelebihan lain terletak pada kemampuan perekamannya yang mendukung UHD 4K pada 30 fps. Tersedia juga mode khusus untuk membuat klip video singkat. Agar rekaman semakin mulus, kamera ini dilengkapi dengan teknologi stabilisasi 5-Axis Image Stabilization.
Nikon 1 J5
Nikon 1 J5 hadir dengan harga yang relatif terjangkau dan desain bodi yang ramping. Performanya mampu bersaing dengan kamera DSLR di kelas yang serupa.
Untuk urusan teknis, kamera ini dilengkapi lensa beresolusi 20.8 MP dan sensor CX-Format BSI CMOS, didukung oleh prosesor gambar EXPEED 5A guna meningkatkan kualitas hasil foto.
Kamera ini memiliki rentang shutter speed dengan sensitivitas ISO dari 160 hingga 12800. Fitur High ISO Noise Reduction turut hadir untuk meminimalkan gangguan noise pada gambar. Dalam perekaman video, tersedia opsi UHD 2160p pada 15 fps dan Full HD 1080p pada 60 fps.
Navigasi menu diatur melalui layar LCD sentuh berukuran 3 inci yang memberikan fleksibilitas penggunaan. Layar ini dapat diputar 83 derajat ke bawah dan 180 derajat ke atas.
Kecerahan dan ketajaman layarnya cukup baik, memungkinkanmu untuk melihat dengan jelas bahkan di bawah paparan sinar matahari langsung.
Panasonic DMC-GX85
Panasonic turut hadir dalam persaingan pasar kamera mirrorless dengan merilis model DMC-GX85. Meski diluncurkan beberapa tahun lalu, teknologi dan fitur yang dibawanya tetap relevan dan mampu bersaing dengan produk-produk yang lebih baru.
Kamera ini mendukung perekaman video dengan resolusi 4K pada 30fps atau 24fps. Sesuai dengan desainnya yang ringkas, lensa yang digunakan adalah Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6 dengan focal length setara 24-64mm dan resolusi 16MP. Fokus otomatisnya yang cepat memastikan bidikanmu tepat dan akurat.
Rentang ISO-nya mencapai 25600, memudahkan pemotretan dalam berbagai kondisi cahaya. Teknologi 5-Axis Image Stabilization membantu mengurangi guncangan, sehingga hasil foto dan video lebih stabil dan tajam. Untuk pengoperasian, kamera ini mengandalkan layar LCD sentuh berukuran 3 inci yang responsif.
Sony Alpha A6300
Sony Alpha A6300 merupakan salah satu produk andalan Sony di pasar kamera mirrorless. Saat diluncurkan, kamera ini diklaim memiliki sistem fokus otomatis tercepat di dunia, sebuah klaim yang didukung oleh teknologi dan fitur canggih di dalamnya.
Kamera ini dilengkapi dengan sensor CMOS Exmor APS-C beresolusi 24.2 megapiksel. Rentang ISO-nya yang luas, dari 100 hingga 51200, sangat membantumu saat memotret di lingkungan dengan pencahayaan terbatas. Kamera ini juga mampu menangkap hingga 11 foto beruntun dengan fokus otomatis yang tetap aktif.
Kualitas perekaman videonya juga dapat diandalkan. Dengan dukungan UHD 4K pada 30 fps, hasil rekamannya sangat bagus dan hampir menyamai beberapa kamera DSLR kelas atas. Untuk frame rate yang lebih tinggi, tersedia opsi perekaman 1080p hingga 120 fps. Navigasi menu diatur melalui monitor miring berukuran 3 inci.
Fujifilm X-T100
Secara tampilan, Fujifilm X-T100 sangat menyerupai kamera DSLR biasa, dilengkapi juga dengan jendela bidik elektronik yang umum ditemukan pada DSLR. Kamera ini mengandalkan sensor CMOS APS-C beresolusi 24.2 megapiksel, yang dipadukan dengan lensa kit CX15-45mm bawaan.
Kombinasi ini menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan karakter tajam, jernih, dan cerah. Sensitivitas cahayanya didukung rentang ISO yang luas, dari 100 hingga 51200.
Kemampuan perekamannya mendukung resolusi 4K pada 15 fps dan Full HD 1080p pada 60 fps. Kedua mode ini berfungsi dengan baik dan bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Adanya Optical Image Stabilization (OIS) membantu membuat rekaman video menjadi lebih stabil.
Selain fitur-fitur inti tersebut, kamera ini juga dilengkapi konektivitas Bluetooth low energy dan Wi-Fi. Keduanya memudahkan proses transfer file secara nirkabel ke perangkat lain.
Canon EOS M50
Canon EOS M50 adalah pilihan yang patut dipertimbangkan jika kamu mengutamakan kualitas perekaman video 4K tertinggi. Kamera mirrorless ini didukung oleh prosesor DIGIC 8 dan jendela bidik resolusi tinggi, menghasilkan rekaman video dengan detail yang mengesankan.
Kamera ini juga unggul dalam pemotretan beruntun, didukung peningkatan pada sistem Dual Pixel CMOS AF dan fitur pendeteksi mata. Hasilnya, setiap bidikan memiliki fokus yang akurat dan tajam. Kombinasi teknologi 5-Axis Image Stabilization memastikan gambar dan video bebas dari buram akibat guncangan.
Konektivitas yang lengkap seperti Wi-Fi, NFC, dan Bluetooth turut disematkan, memudahkanmu mentransfer file ke perangkat lain dengan cepat dan efisien. Harga kamera ini di pasaran berkisar antara delapan hingga sembilan juta rupiah.
Sony ZV-1
Sony kembali menghadirkan kamera mirrorless berkualitas tinggi melalui Sony ZV-1. Kamera ini dibekali kemampuan untuk menghasilkan gambar yang detail serta efek-efik praktis yang mudah digunakan, berkat sensor CMOS Exmor RS BSI beresolusi 20.1 MP.
Desain fisik Sony ZV-1 menarik dan dirancang khusus untuk mendukung pembuatan konten secara lebih efisien. Kamera ini dilengkapi dengan layar sentuh lebar berukuran 3.0 inci yang dapat diputar ke samping, memudahkan pengambilan gambar dari berbagai sudut.
Sony ZV-1 sangat cocok untuk membuat hasil jepretanmu tampak lebih menarik. Warna dan tekstur yang dihasilkan tampak indah dan alami, menjadikannya pasangan yang tepat untuk dibawa traveling atau dalam berbagai momen bersama teman.
Kesimpulan
Jadi, buat kamu yang baru mulai, kini kamu punya gambaran untuk memilih kamera mirrorless yang cocok dengan selera dan tentunya kebutuhanmu.
Tidak perlu langsung memilih kamera dengan harga tinggi jika memang belum diperlukan. Merek seperti Fujifilm atau Xiaomi bisa jadi pilihan awal, karena selain mudah dioperasikan, harganya juga relatif terjangkau.
Ketika kebutuhan dan keterampilanmu sudah meningkat, kamu bisa mempertimbangkan produk dari Sony. Kamera dari merek ini seringkali menawarkan keseimbangan yang baik antara harga dan spesifikasi yang dibawanya.

